Tentang Kami

Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Jakarta adalah salah satu Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Kementerian Kesehatan. Sebagai Laboratorium Kesehatan yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan Komite Akreditasi Laboratorium Kesehatan (KALK), BBLK Jakarta diberi amanat untuk melaksanakan program-program pemerintah dan melayani masyarakat umum dalam bidang pelayanan laboratorium Kesehatan.

Tugas dan Fungsi

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Program Kemenkes

BBLK telah ditunjuk sebagai Penyelenggara Pemantapan Mutu Eksternal Tingkat Nasional melalui Kepmenkes HK.02.02/MENKES/400/2016, juga sebagai Labkes Pembina dan Rujukan Nasional Laboratorium Kesehatan di wilayah kerja melalui Permenkes No 52 tahun 2013. Rujukan untuk kasus-kasus labkes yang termasuk dalam lingkup Sistem Kewaspadaan Dini Respon (SKDR) bekerjasama dengan Labkesda kabupaten/kota, Labkes Propinsi dan Dinas Kesehatan yang didukung oleh lintas unit terkait di Kementerian Kesehatan.

Melayani Masyarakat Umum

Pelayanan laboratorium kesehatan kepada masyarakat diselenggarakan melalui pelayanan labkes klinik dari dokter praktik mandiri, puskesmas, klinik dan RS dengan Dokter Penanggung Jawab Spesialis Patologi Klinik dan Spesialis Mikrobiologi Klinik. Sedangkan pelayanan laboratorium kesehatan non klinik melalui pemeriksaan mikrobiologi, toksikologi, bakteriologi dan kimia kesehatan untuk RS, puskesmas, industri makanan, minuman, perhotelan, pemukiman, keamanan pangan dan lingkungan dll.

Sumber Daya

Sumber daya yang dimiliki ditunjang oleh tenaga analis kesehatan dan analis kimia yang telah terlatih serta peralatan laboratorium yang mutakhir serta ruang Biosafety Level 2 (BSL 2).

Visi

"Menjadi Laboratorium Kesehatan Pembina dan Rujukan Nasional yang Mengutamakan Pelayanan Prima" .

Nilai - Nilai Organisasi

SMART
Semangat, Melayani dengan hati, Akurat, Responsif dan Transparan

Misi

  1. Melaksanakan pelayanan laboratorium yang responsif, profesional, berkualitas dan kompetitif;
  2. Menjadi Penyelenggara Pemantapan Mutu Eksternal (PME) Tingkat Nasional;
  3. Menjadi Labkes Pembina dan Rujukan Nasional di wilayah kerja;
  4. Meningkatkan kemitraan dalam jejaring laboratorium kesehatan.